Beranda > Materi > BAB 2: Apa Itu Struktur Dasar Python?

BAB 2: Apa Itu Struktur Dasar Python?




Kamu pasti paham bahwa pembuatan program itu memrlukan penguasaan dalam bahasa pemrograman. Orang yang menguasai atau bekerja menggunakan bahasa pemrograman yaitu programmer. Programmer disini memerlukan keterampilan dalam hal membuat program dengan beberapa bahasa pemrograman. Ada banyak sekali jenisnya bahasa pemrogaman, salah satunya yaitu python.

Sejarah Python
Python dikembangkan oleh Guido Van Rossum pada tahun 1990 di CWI, Amsterdam sebagai kelanjutan dari bahasa pemrograman ABC. Versi terakhir dikerluarkan CWI adalah 1.2. Tahun 1995, Guido pindah ke CNRI sambil terus melanjutkan pengembangan python. Versi yang terakhir dikeluarkan adalah 1.6. Tahun 2000, Guido dan para pengembang inti Python pindah ke BeOpen.com merupakan perusahaan komersial dan membentuk BeOpen PythonLabs. Python 2.o dikeluarkan oleh BeOpen. Setelah mengeluarkan Python 2.0, Guido dan beberapa anggota tim PythonLabs pindah ke DigitalCreations.

Pengembangan python terus dilakukan oleh sekumpulan pemrogram yang dikoordinir Guido dan Python Software Foundation. Pyhton Software Foundation adalah oraganiasai non-profit yang dibentuk sebagai pemegang hal cipta intelektual Python sejak versi 2.1 dan mencegah Python dimiliki oleh perusahaan komersial. Nama Python dipilih karena guido sering menonton acara televisi Monty Python's Flying Circus. Oleh karena itu, seringkali ungkapan-ungkapan khas dari acara tersbut muncul dalam korespondensi antar pengguna python. Python 2.0 dirilis Oktober 2000, Python 3.0 versi perubahan mayor yang dirilis Desember 2008, dan Python waktu sekarang yakni versi 3.8.5 yang dirilis pada 20 Juli 2020.

Istilah Pyhton

Python merupakan bahasa pemrograman komputer yang biasa dipakai untuk membangun situs, software/aplikasi, mengotomatiskan tugas dan melakukan analisis data. Bahasa pemrograman ini termasuk bahasa tujuan umum. Artinya, ia bisa digunakan untuk membuat berbagai program berbeda, bukan khusus untuk masalah tertentu saja. Karena sifatnya yang serba guna dan mudah digunakan, ia menjadi bahasa pemrograman yang paling banyak digunakan. Terutama untuk mereka yang masih pemula.

Bagaimana Python Bekerja?

Python sendiri termasuk dalam bahasa interpreter (penerjemah). Sebuah bahasa interpreter bekerja dengan melakukan eksekusi sejumlah kode yang ditulis dalam bahasa pemrograman tanpa perlu menyusunnya dalam bentuk bahasa mesin. Proses ini berbeda dengan bahasa compiler, dimana kode harus diubah terlebih dahulu ke dalam bahasa mesin sebelum dijalankan. Interpreter pada python bekerja dengan mengubah kode bahasa python menjadi sebuah format baru yang lebih mudah dijalankan oleh mesin. Python menyimpan format baru ini dengan ekstensi .pyc (huruf c mengindikasikan format python yang telah dicompile) kemudian format baru tersebut dijalankan untuk menghasilkan suatu aplikasi.

Struktur Dasar Bahasa Python

1. Variabel

Pada python, sebuah variabel memiliki sifat dynamic typing. Yaitu sebuah tipe variabel yang dapat berubah secara dinamis saat program berjalan. Sehingga kita tidak perlu memerlukan deklarasi variabel. Perhatikan isi variabel_satu pada kode berikut ini.



Pada baris 1, variabel_satu berisi String ‘Arif’. Pada baris 3 , variabel_satu berisi integer 40. Pada baris ke-5, variabel_satu berisi True. Fleksibilitas variabel seperti ini yang merupakan salah satu keunggulan dari bahasa Python.

2. Operator Assignment



tanda = disebut dengan operator assignment. Tanda ini digunakan untuk memberi nilai pada suatu variabel. Pada contoh kode diatas maka, apapun hasil input dari user akan disimpan pada variabel nama.

3. Komentar

Komentar digunakan untuk menambahkan keterangan pada kode sehingga akan membantu siapapun yang membaca kode tersebut agar lebih mengerti. Suatu komentar pada kode tidak akan dieksekusi oleh interpreter. Pada Python, suatu komentar diawali dengan tanda #.



Artikel ini berdasarkan modul Struktur Dasar Bahasa Python. Pelajari selengkapnya di bawah ini.


Kembali Lanjut